Cita-Citaku Setinggi Tanah, Film yang Baik?

Eugene Panji (bertopi) bersama para pemain CCST dan pihak AQUA serta YKAKI.Cita-cita bukan untuk ditulis, namun diwujudkan. Dan rezeki tidak pernah pergi, melainkan menunggu saat yang tepat untuk kembali. Demikian dua pesan berharga yang dikutip dari dialog Mbah Tapak kepada Agus, tokoh utama dalam film ‘Cita-Citaku Setinggi Tanah’ (CCST).

Film yang akan tayang di bioskop mulai 11 Oktober 2012 ini, lebih dari sekadar film karena seluruh keuntungan yang diperoleh akan disumbangkan untuk anak-anak penderita kanker melalui Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Termasuk keuntungan dari penjualan album soundtrack CCST garapan Endah dan Rhesa.

CCST merupakan film besutan Eugene Panji yang selama ini dikenal sebagai sutradara video klip, iklan dan film pendek. Inilah film perdana berdurasi 78 menit yang diproduseri sekaligus disutradarai Eugene Panji. Dalam film berlatar Muntilan, kaki gunung Merapi di Jawa Tengah yang digarap dua tahun lalu ini, Eugene Panji melibatkan para pemain baru serta awak film yang semuanya baru. Untuk menulis skenario misalnya, Eugene menggandeng Oni Satriono, seorang penulis naskah iklan. Sementara para tokoh CCST diperankan oleh anak-anak yang semuanya ’baru’. Empat sekawan sebagai pusat cerita antara lain Agus (Muhammad Syihab Imam Muttaqin), Mey/Sri (Dewi Wulandari Cahyaningrum), Puji (Iqbal Zuhda Irsyad), Jono (Rizqullah Maulana Daffa). Sejumlah pemain senior seperti Agus Kuncoro, Nina Tamam dan ibundanya Iwuk Tamam serta Donny Alamsyah juga terlibat, dan konon mereka bermain tanpa dibayar.

Ide cerita CCST sebenarnya sangat sederhana, mengenai perjuangan anak-anak mewujudkan cita-citanya. Agus yang merupakan anak seorang pengrajin tahu, merasa bosan setengah mati lantaran setiap hari mesti makan tahu bacem olahan ibunya. Karenanya, saat mendapat tugas mengarang tentang cita-cita, bocah SD itu dengan polosnya mengungkap cita-citanya yakni makan di restoran padang. Tak ayal, Agus jadi bahan ejekan teman-temannya. Walau menyebut cita-cita Agus sebagai cita-cita rendah tapi menyusahkan, toh tiga sahabatnya bersedia membantu Agus mewujudkannya.

Saat jumpa pers usai pemutaran film CCST untuk media di Djakarta Theatre, Jakarta, Selasa (2/10), sang sutradara Eugene Panji mengungkapkan, film CCST berawal dari kegelisahannya pada kenyataan bahwa anak-anak sekarang lebih suka nongkrong di mal dan asyik dengan gadget. ”Mereka lupa esensi sebuah mimpi, dan parahnya hal itu disupport oleh orang tua. Anak-anak sekarang menjadi generasi instan, yang begitu lahir ingin jadi presiden, sutradara dan lain-lain namun ketika dihadapkan pada proses kok nyerah,” papar Eugene.

Febby Intan selaku Brand Director Danone AQUA menyampaikan, pihaknya mendukung film CCST karena nilai-nilai yang diangkat serta proses pembuatan film tersebut sejalan dengan visi AQUA mewujudkan hidup lebih sehat dan lebih baik.”Ceritanya persis dengan apa yang ingin AQUA komunikasikan, supaya anak-anak Indonesia bisa punya mimpi,” tutur Febby.

Di akhir sesi tanya jawab, Eugene meminta para pewarta utk membantu menyebarluaskan mengenai film CCST itu. Menurutnya, CCST film yang baik. Mungkin maksudnya, fil yg bertujuan baik. (apakah ada film yang bertujuan tidak baik? mungkin sprti film2 ‘horor’ sensual berjudul aneh2 itu kali ya?) Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihan film CCST, dengan membeli tiket untuk menonton film ini berarti masyarakat telah mendonasikan uangnya untuk membantu anak-anak penderita kanker. Dana yang terkumpul akan dikelola oleh YKAKI untuk menambah jumlah Rumah Kita, yakni rumah singgah bagi anak-anak penderita kanker yang sedang dalam masa pengobatan. [esthi, sdkt beda dgn yg dimuat di Sindo]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s