Secangkir Kopi di Rabu Pagi

Nikmat. Pahit manis yang pekat. Ini dia kopi favorit saya, Indocafe Coffemix!

Gambar

Baca lebih lanjut

Iklan

The Merlion

The Merlion.

Berpanas-panas, beramai-ramai mejeng di depan ikon Singapura. Dari kiri ke kanan: Syarifudin “Udin”, Dibyo Margono, Sucipto “Chips”, Esthi Winarni (saya), Islahudin, Andika Hendra Mustaqim. Kali ini, saya paling cantik ^^

Tegang, Gumunan di Negeri Orang

Catatan Perjalanan Enam ‘Wong Ndeso’ di Tumasik, 2012 M

Wuuusssshhhh! Badan meluncur, meliuk mengikuti jalur. Miring dan nyaris nabrak pepohonan, tiang-tiang. Allahuakbar! Auuuuwww, tolooonggg … Bisa patah kakiku … Atau mati?

MRTHehehe, ini pengalaman pertamaku naik ’canopy flyer’, salah satu permainan di wahana Jurassic Park, Universal Studios Singapore (USS) akhir Maret 2012.

Hmm, itu baru satu ketegangan yang seru. Baca lebih lanjut

Perjalanan

Ini bukan jalan-jalan atau pelesiran. Ini perjalanan hidup seorang buruh pabrik tamatan SMA. Ditulis setelah bertemu dengan seekor kecoak.

Bayangkan sebuah keranjang. Keranjang sampah berbahan plastik. Di permukaannya yang melingkar, seekor kecoak terus berjalan. Mengelilingi bibir keranjang sampah itu. Bolak-balik. Tak ada habisnya. Andai kecoak tahu, ia bisa keluar dari lingkaran sampah itu dengan turun pelan-pelan. Atau pilihan lainnya: lompat!

Untung kita bukan kecoak. Tuhan anugerahkan akal dan pikiran. Hingga kita bisa keluar dari dunia sempit yang mengungkung ataupun zona nyaman yang melenakan. Baca lebih lanjut

Terbang dan Mengarungi Citarik

SERU! Satu kata ini cukup untuk mewakili cerita panjang perjalanan kami (tim copywriter, desain, admin n HRD – 37 orang) selama dua hari ke Caldera.

Rubah terbang :)

Rubah terbang 🙂

Lembah yang tenang, sejuk di tepian Sungai Citarik, Kampung Lebak Wangi, Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Main2 heboh dipandu awak Caldera – Mas Katro’ dan Mas Ihsan, “terbang” menyeberangi Citarik, melingkari api unggun di malam hari, esoknya menyusuri hutan karet, naik turun bukit, lalu … wow, mendayung, arung jeram selama dua jam! Ckckck. Kata seorang kawan (sambil menyeruput air kelapa muda di garis finish) “Cukuplah bagiku jika surga serupa Caldera.” Hehehe …. Baca lebih lanjut